Kabupaten Purbalingga

Kabupaten Purbalingga, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purbalingga. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Pemalang di utara, Kabupaten Banjarnegara di timur dan selatan, serta Kabupaten Banyumas di barat dan selatan.

Geografi

Terletak pada 101° 11″ BT – 109°35″ BT dan 7°10″ LS – 7°29 LS”[1] terbentang pada altitude ± 40 – 1.500 meter diatas permukaan laut dengan dua musim yaitu musim Hujan antara AprilSeptember dan musim Kemarau antara OktoberMaret. Secara umum Purbalingga termasuk dalam iklim tropis dengan rata-rata curah hujan 3,739 mm – 4,789 mm per tahun. Jumlah curah hujan tertinggi berada di Kecamatan Karangmoncol, sedangkan curah hujan terendah di Kecamatan Kejobong. Suhu udara di wilayah Kabupaten Purbalingga antara 23.20° C – 32.88° C dengan rata-rata 24.49° C.[2]

Purbalingga berada di cekungan yang diapit beberapa rangkaian pegunungan. Di sebelah utara merupakan rangkaian pegunungan (Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng). Bagian selatan merupakan Depresi Serayu, yang dialiri dua sungai besar Kali Serayu dan anak sungainya, Kali Pekacangan. Anak sungai lainnya yaitu seperti Kali Klawing, Kali Gintung, dan anak sungai lainnya. Ibu kota Kabupaten berada di Purbalingga, sekitar 21 km sebelah timur laut Purwokerto.

Pembagian administratif

Kabupaten Purbalingga terdiri atas 18 kecamatan, yaitu Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Pengadegan, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Padamara, Kutasari, Bojongsari, Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, Karanganyar, Kertanegara, Karangmoncol dan Rembang. Sebanyak 18 kecamatan itu dibagi lagi atas 224 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Purbalingga.

Industri

Di Purbalingga ada banyak industri dengan bahan baku rambut manusia untuk dijadikan bulu mata palsu (eye-lash) atau juga dibuat wig atau rambut palsu serta sanggul maupun hair piece yang dipasang untuk memberikan tambahan rambut atau juga high-light secara temporer di rambut kita.[3] Keistimewaan lain adalah industri knalpot yang merupakan transformasi dari industri kuali dan panci tembaga. Knalpot Braling cukup terkenal di kalangan pemilik mobil, sebagai alternatif suku cadang murah.

Pariwisata

  • Gua Lawa, Goa alam yang terletak di Kecamatan Karangreja, 25 km sebelah utara Purbalingga.
  • Wisata Agro Kebun Strawberry” beserta panorama “Gunung Lompong” yang terletak di Pratin, Serang, Karangreja.
  • Desa Wisata Karangbanjar, merupakan pemukiman dengan suasana Pedesaan yang alami dan aneka pusat kerajinan rumah tangga. Desa Wisata Karangbanjar merupakan salah satu tujuan wisata yang sering dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun manca negara. Letaknya juga sangat strategis, karena tepat sejalur dengan obyek wisata andalan lainnya seperti Owabong, Taman , Taman Buah dan Museum Uang. Di desa Wisata Karang Banjar ini, pengunjung dapat melihat secara langsung ke home industri proses pembuatan rambut palsu, bulu mata palsu, sapu lidi, sapu ijuk, sanggul. Ada juga fasilitas ‘homestay’ di rumah penduduk dengan biaya yang sangat terjangkau. Suasana pedesaan yang sejuk, makanan khas daerah setempat, penduduk yang ramah membuat suasana yang semakin nyaman.
  • Objek wisata air Bojongsari atau terkenal dengan singkatan Owabong juga merupakan objek wisata favorit. Saat ini ada banyak arena bermain yang melengkapi Owabong ini. Di samping kolam renang juga ada kolam arus, arena Gokar, waterboom, rafting/arung jeram, terapi ikan, arena outbond dan permainan air lainnya.
  • Purbasari Pancuran Mas“, dikenal pula sebagai RiverWorld karena memiliki koleksi ikan air tawar yang lengkap seperti Arwana, Piranha dan ikan raksasa Arapaima Gigas dari Sungai Amazon yang panjangnya mencapai 3 meter. Selain itu terdapat pula koleksi Unggas, Koleksi Burung dan Tanaman Hias yang menarik juga disertai area permainan anak berupa ‘Waterboom.
  • Pendakian Gunung Slamet dapat dimulai dari Pos Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja. Rute ini termasuk rute paling populer bagi para pendaki.
  • Monumen Jenderal Soedirman, yang terletak di Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang. Berupa patung Jenderal Soedirman dan tempat kediaman beliau semasa kecil diantaranya ranjang kayu tempat beliau tidur waktu bayi, perpustakaan, masjid, dan relief kisah kehidupanya.
  • Museum Uang, berisi koleksi uang-uang kuno dari Indonesia dan mancanegara.
  • Museum Reptil dan Serangga (Purbalingga Reptile and Insect Park), berisi koleksi binatang melata dan reptil dan koleksi tanaman buah naga.
  • Museum Wayang Purbalingga
  • Museum dan Perpustakaan Umum Daerah Poerbakawatja
  • Bumi perkemahan dan arena Outbound Munjul Luhur, Karangbanjar, Kalimanah, serta ada pula bumi perkemahan lain di Purbalingga yaitu bumi perkemahan Serang di desa Serang, Karangreja
  • Kolam Pemandian Walik Asri
  • Curug Karang, disebut demikian karena memiliki bebatuan hitam dan terjal dengan tiga tingkatan curug serta Curug Panyatan yang keduanya terletak di kecamatan Rembang.
  • Curug Nini, walaupun air terjunnya tidak terlalu tinggi, di bawah curug ini terdapat sumber mata air yang tidak pernah kering. Menurut ceritera rakyat setempat, di sini terdapat ikan yang tinggal kepala dan durinya saja.
  • Curug Silintang dan Silawang, curug ini terletak di desa Tlahab Lor, Karangreja.
  • Curug Ciputut, yang memiliki ketinggian 30 m, panorama alamnya sangat indah dan air curug ini juga tidak pernah kering. Di objek wisata alam ini sering di kunjungi wisatawan remaja pada saat libur. Medan menuju Curug Ciputut ini agak sulit. Justru karena tingkat kesulitan menuju lokasi wisata ini sering dijadikan sarana petualangan bagi wisatawan remaja.
  • Kabupaten Purbalingga juga memiliki objek wisata air cukup eksotik, yakni “Congot” yang merupakan pertemuan dua buah sungai, yakni Sungai Klawing dan Serayu. Objek wisata ini terletak di Desa Kedungbendo, Kecamatan Kemangkon, sekitar 15 km selatan kota Purbalingga.
  • Usman Janatin City Park“, Purbalingga. Sebelum dijadikan taman kota, dulu area ini merupakan Pasar Kota Purbalingga akan tetapi lokasi pasar telah dipindah ke bekas Stadion Wasesa (sekarang stadion berada di Kelurahan Purbalingga Kidul dengan nama “Gelora Goentoer Darjono”) dengan nama “Pasar Segamas” yang merupakan salah satu pasar terbesar di Jawa Tengah. Tempat ini biasa anak muda-mudi bisa berkumpul, duduk-duduk di taman kota yang luas. Di tempat ini dilengkapi dengan LCD yang berukuran besar menayangkan serba serbi kota Purbalingga dengan perkembangannya. Di sini pula terdapat gedung Entertainment Center yang di gunakan untuk acara-acara kesenian serta terdapat panggung di sisi selatannya.
  • Wisata Kayak dan Sekolah Kayak Nasional [4]

Transportasi

Sarana transportasi utama untuk menuju dari dan ke Purbalingga adalah angkutan Bus. Tersedia berbagai macam Bus baik AKDP(Antar Kota Dalam Propinsi) maupun AKAP(Antar Kota Antar Propinsi). Bus-bus yang melewati Terminal Bus Purbalingga ini antara lain bus jurusan Purwokerto-Semarang, Purwokerto-Wonosobo, Purwokerto-Pemalang, Purwokerto-Bobotsari, bus jurusan Jakarta-Wonosobo (AKAP), serta bus jurusan Jakarta-Bobotsari (AKAP).Sedangkan untuk jenis minibus terdapat 2 jalur yaitu bus jurusan Purbalingga-Kejobong dan Purbalingga-Rembang. Untuk angkutan dalam kota sendiri terdapat angkot warna orange dengan route angkot:

Angkutan Kota tersebut hanya beroperasi dari pukul 06.00 – 18.00 WIB. Sedangkan untuk angkutan selain angkutan kota yaitu terdapat angkutan pedesaan (Angkudes) yang menghubungkan antar desa-desa di Purbalingga. Dahulu Purbalingga memiliki Stasiun Kereta Api akan tetapi, sekarang sudah tidak berfungsi, bahkan jalur rel kereta api di Purbalingga sudah berubah menjadi deretan jalur pertokoan atau bangunan lainnya. Terdapat pula sebuah Bandar Udara bernama Wirasaba yang terletak di desa Wirasaba, Bukateja dan berfungsi sebagai Sarana Transportasi Pesawat Udara untuk keperluan Militer.

Olah raga

Purbalingga memiliki Klub sepakbola Persap (Persatuan Sepakbola Purbalingga) yang pada 18 Januari tahun 2011 ini menjuarai Kompetisi divisi II PSSI 2010-2011. [5] Untuk fasilitas Olahraga di Purbalingga terdapat Stadion Gelora Goentoer Darjono yang mana stadion ini mampu menampung sekitar 15.000 penonton.

Komunitas

Purbalingga memiliki Komunitas Film Independen yang sangat diperhitungkan di kancah Nasional. Berbagai ajang perfilman nasional berhasil diraih dan dimenangi, selain itu Komunitas ini juga menggelar ajang festival film independen secara rutin yang disebut PFF (Purbalingga Film Festival). [6] [7] Untuk pertama kalinya pada 6 Desember 2010 Komunitas Film Independen Purbalingga memenangi Piala Citra dalam Festival Film Indonesia untuk kategori Film Pendek. [8] [9] [10]

Kuliner

Makanan yang paling dikenal di Purbalingga adalah mendoan, ini adalah makanan yang dibuat dari tempe kedelai. Istimewanya, pembuatan mendoan diproses mulai dari saat membuat tempenya, jadi mendoan tak bisa dibuat dari sembarang tempe. Tempe mendoan adalah tempe tipis yang dibuat melebar/meluas. Untuk membuat mendoan, tempe ini diberi tepung yang dibumbu garam, ketumbar dan daun bawang. Digoreng sebentar sehingga masih terasa lunak, bila digoreng agak lama akan menjadi tempe “muledi” yang sedikit agak liat. Lebih lama lagi sampai kering maka disebut tempe “keripik”.

Purbalingga juga dikenal sebagai tempat pabrik Slamet, yang memproduksi permen Davos sejak tahun 1931 [11], permen ini sangat dikenal sejak zaman dulu. Oleh-oleh istimewa lainnya apalagi kalau bukan kacang mirasa. Penampilannya bolehlah gosong dan mirip kacang kulit khas pedesaan. Tapi rasanya? Banyak orang ketagihan untuk membelinya dan membawanya sebagai oleh-oleh. Berbeda dnegan kacang kulit pabrikan, kacang mirasa dibuat dengan cara merendamnya pada air sehari semalam. Keesokan harinya dilumuri garam dan dibiarkan dalam bak selama sehari semalam juga. Besoknya baru direndam air lagi selema sehari semalam. Kemudian dijemur di bawah sinar matahari, baru setelah kering disangrai dengan pasir. Jadilah kacang khas Purbalingga yang renyak dan ‘kemlithik’.

Sroto (nama sebutan soto untuk wilayah Purbalingga dan Banyumas) juga terkenal. Perbedaan mendasar sroto dengan soto pada umumnya terletak pada sambalnya yaitu sambal kacang yang pedas legit, menggunakan ketupat bukan nasi, serta ditaburi suwiran daging dan remasan krupuk. Beda Sroto Sokaraja dengan Sroto Purbalingga juga bisa dilihat dari kerupuknya. Umumnya Sroto Sokaraja menggunakan krupuk warna warni, sedangkan Sroto Purbalingga menggunakan krupuk merah putih. Sroto Purbalingga yang kesohor terutama sroto kriyiknya [12]. Di sini setelah daging ayam disuwir untuk sroto maka “rongkong”nya (tulang dada) digoreng kering dan disajikan sebagai lauk sroto. Rasanya garing dan kriyik-kriyik, itu sebabnya disebut sroto kriyik. Selain sroto kriyik, ada juga sroto so yang tak kalah nikmat. Sroto So[13] ini mirip pada umumnya sroto khas Purbalingga, hanya saja ada tambahan daun melinjo atau yang biasa disebut ‘so’ yang menambah cita rasa unik makanan berkuah ini. Sroto khas lainnya biasa disebut sesuai lokasinya, seperti Sroto Bancar dan Sroto Jatisaba.

Ada lagi makanan khas yang sering diburu orang ketika bertandang ke Purbalingga, yaitu Buntil. Buntil ini dibuat dari kukusan daun keladi, daun pepaya atau daun singkong yang diisi parutan kelapa dicampur ikan teri, diberi bumbu bawang, cabai, lengkuas, asam, garam, dsb. Cara penyajiannya, buntil disiram kuah pedas berbahan utama santan dan cabai merah, lengkap dengan cabai rawit dibiarkan utuh, tidak diiris. Sangat nikmat dimakan saat hangat dengan nasi yang baru tanak. Untuk oleh-oleh, sebaiknya beli Buntil yang tidak bersantan, karena bisa tahan sampai seminggu. Buntil hampir selalu tersedia di setiap pasar pagi di berbagai pelosok Kabupaten Purbalingga. Namun yang paling terkenal Buntil Pasar Kutasari. Untuk mendapatkan semangkuk buntil di Pasar Kutasari, orang rela mengantri sejak pagi.

Sate Blater juga bisa menjadi menu pilihan lain yang khas dari Purbalingga. Disebut Sate Blater karena asal muasal sate ini dari Desa Blater, Kecamatan Kalimanah. Meski sama-sama sate ayam, Sate Blater sedikit berbeda dengan sate madura atau sate ayam lainnya. Perbedaannya terletak pada cara memasaknya. Jika pada umumnya sate dibakar saat daging masih mentah, kalau sate blater sebelum dibakar harus direndam dalam bumbu rahasia racikan khas orang-orang Desa Blater, dan saat dibakarpun masih berkali-kali dilumuri bumbu yang sama. Sehingga cita rasanya memang sangat terasa hingga gigitan terakhir. Proses memasak yang berbeda, membuat sate ini juga kuat disimpan hingga tiga hari. bahkan jika disimpan di lemari pendingin bisa lebih lama lagi.

Selain makanan, Purbalingga juga dikenal dengan es duriannya yang selalu membuat kangen. Meskipun saat ini banyak yang meniru, tidak ada yang menandingi rasa khas es durian Tugu Bancar racikan Pak Kasdi. Di dalam semangkuk es durian, daging buah durian disiram gula merah cair dan santan kelapa segar, ditambah serutan es batu hingga menggunung. Tak berhenti sampai disitu, gunungan es durian itu masih disiram susu kental manis dan sesendok cokelat panas.

Ada juga kue Nopia,[14] asalnya juga dari Purbalingga, sekitar tahun 50-an keluarga Ting Lie Liang memulai usaha bikin penganan nopia yang juga disebut telor gajah. Bantuknya putih dari tepung terigu berisi gula Jawa. Ada juga nopia mini yang biasa disebut mino. Baik nopia maupun mino tersedia dalam berbagai rasa, seperti rasa durian, rasa nana, rasa stroberi dan yang rasanya paling unik rasa bawang merah.

Pendidikan

  • Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman
  • Akademi Agrobisnis
  • Akademi Kebidanan Perwira Husada Purbalingga
  • Sekolah Tinggi Teknologi YPT Purbalingga (STT YPT)
  • SMAN 1 Purbalingga
  • SMAN 2 Purbalingga
  • SMAN 1 Bobotsari
  • SMAN 1 Bukateja
  • SMAN 1 Rembang
  • SMAN 1 Kemangkon
  • SMAN 1 Kejobong
  • SMAN 1 Padamara
  • SMAN 1 Karangreja
  • SMAN 1 Kutasari
  • SMALB Negeri Purbalingga
  • SMA Santo Agustinus Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah 04 Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah Bobotsari
  • SMA Karya Bhakti 1 Purbalingga
  • SMA Karya Bhakti 2 Bobotsari
  • SMA Ma`arif Karangranyar
  • SMA Ma’arif Karangmoncol
  • SMKN 1 Purbalingga
  • SMKN 2 Purbalingga
  • SMKN 1 Kaligondang
  • SMKN 1 Bojongsari
  • SMKN 1 Karanganyar
  • SMKN 1 Karangjambu
  • SMKN 1 Kejobong
  • SMKN 1 Kemangkon
  • SMKN 1 Rembang
  • SMKN 1 Kutasari
  • SMK YPT 1 Purbalingga
  • SMK YPT 2 Purbalingga
  • SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga
  • SMK Muhammadiyah Bobotsari
  • SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga
  • SMK Soedirman Purbalingga
  • SMK Cendekia Perkasa Purbalingga
  • SMK Penerbangan Perwiratama Purbalingga
  • SMK Ma’arif NU Wonosari Purbalingga
  • SMK Ma’arif NU Bobotsari
  • SMK Ma’arif NU Kemangkon
  • SMK Ma’arif NU Karangreja
  • SMK Ma’arif Bukateja
  • SMK Islam Salafiyah Kertanegara
  • SMK YPLP Perwira Purbalingga
  • SMK Widya Manggala Purbalingga
  • SMK Immanuel Permata Purbalingga
  • MAN Purbalingga
  • MAS Ma’arif Minhajutholabah
  • MA YINUBA Purbalingga
  • MA Al Mujahadah
  • MAS Al Huda
  • MAS Mamba’ul Ulum[15]
Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan tinggi Lainnya
Negeri 7 517 94 13 10 0 0
Swasta 467 215 48 18 22 2 0
Total 474 732 142 31 32 2 0

Tokoh terkenal

Masjid Agung Purbalingga

  • Jenderal Soedirman, jenderal besar pertama di Indonesia. Legenda dalam dunia militer Indonesia, pakar perang gerilya dan terkenal gigih dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
  • Usman Janatin bin H. Ali Hasan, (lahir di Dukuh Tawangsari, Jatibasa, Kecamatan Purbalingga, Purbalingga, Jawa Tengah, 18 Maret 1943 – meninggal di Singapura, 17 Oktober 1968 pada umur 25 tahun) adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi; kini disebut Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia. Bersama dengan seorang anggota KKO lainnya bernama Harun, ia dihukum gantung oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968 dengan tuduhan meletakkan bom di wilayah pusat kota Singapura yang padat pada 10 Maret 1965 (lihat Pengeboman MacDonald House). Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
  • Syekh Nahrawi Al Banyumasyi, Beliau adalah seorang ulama yang sangat masyhur di tanah Arab. Beliau banyak mempunyai murid dan bahkan menjadi hakim agung di Arab Saudi (lihat; Islam transformasi; Azyumardi Azra; Gramedia; 1997). Syeh Nahrowi ini wafat pada tahun 1926 di Makkah.
  • KH Abu ‘Amar, beliau adalah kakak dari Syeh Nahrowi al Banyumasi. KH Abu ‘Amar ini adalah seorang intelektual muslim yang sangat disegani tidak saja pada regional Banyumas akan tetapi juga nasional. Kancah beliau di tingkat nasional bisa ditelusur ketika beliau berteman akrab dengan seorang hakim belanda yang sangat terkenal yaitu Prof. Terrhar. Diskusi yang intens KH ‘Abu ‘Amar ini dengan Terhar ini kemudian memunculkan perlunya sebuah peradilan bagi kaum inderland tersendiri yang terpisah dengan landrat yang ada ketika itu. Peradilan ini hanya diberlakukan buat kaum inderlands yang berhubungan dengan hukum-hukum perdata (Begerlijc Wetbook). Sektor yang diurus oleh peradilan ini meliputi pernikahan, perceraian, hukum waris. Peradilan ini kemudian dikenal dengan Pengadilan Agama, yang peradilan agama ini telah berkembang sekarang sampai keseluruh persada nusantara. Dalam sejarah peradilan di Indonesia, pengadilan agama ini sekarang telah menjadi salah satu dari empat peradilan di Indonesia. Dan sekarang pengadilan Agama telah sama kedudukannya dengan pengadilan umum serta dibawah satu atap Mahkamah Agung. Bahkan kewenangan Pengadilan Agama kini telah meluas tidak saja hal-hal yang berkenaan denngan hukum Perdata tapi juga menerima sengketa pidana yang bersifat syariah.
  • KH Mohammad Ngisom, beliau adalah putra dari KH Abu ‘Amar. Beliau merupakan ulama yang sangat disegani di Nusantara. Beliau pada masa mudanya berdakwah tidak saja di Indonesia tapi juga di Singapura, timur tengah bahkan sampai Rusia. Penuturan secara lisan yang writer himpun menyatakan bahwa ketika beliau di singapura melakukan dakwah sampai hampir puluhan tahun. Sampai kemudian beliau mempunyai istri orang singapura. Tidak hanya itu sekembalinya beliau berdakwah melanglang buana, kemudian beliau juga aktif di partai politik masyumi. Karier politik beliau cukup cemerlang dengan menjadi ketua DPRD Kab. Purbalingga pertama kalinya.
  • KH R Abdul Mu’in, cucu dari KH Abu ‘Amar. Kemudian ada pula Drs. H Abbas Mu’in MA.
  • Abdullah Sya’roni, SH., adalah mantan duta besar RI yang berkuasa penuh atas negara syiria, lebanon dan palestina. beliau juga adalah putra asli Kauman Purbalingga, yang juga masih berkait erat keturunan KH Abu’Amar.
  • KH Ahsin Ma’ruf, beliau ini asalnya dari desa Kertanegara Purbalingga. Masa mudanya beliau habiskan beraktivitas di organisasi keagamaan. Hingga kemudian beliau mewakili Purbalingga untuk duduk di DPRD Propinsi jawa Tengah periode 1971-1977.
  • H. Supriyadi, beliau berasal dari desa Kalijaran kecamatan Karanganyar. masa mudanya memang telah bergelut dengan dunia politik. Baginya politik itu adalah sesuatu yang sangat mengasikkan. Belaiu adalah putra dari KH Hisyam Amrullah, seorang panutan yang sangat disegani di Purbalingga. KH Hisyam ini merupakan ulama yang sangat pilihan terutama dibidang falaq atau astronomi dan beliau ini juga banyak sekali menciptakan dan telah diterbitkan syair-syair karangan beliau yang berupa puji-pujian. Terakhir beliau menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 1984-1989 utusan daerah.
  • Dedy Pitak , Penyanyi lagu-lagu bernuansa Ngapak Banyumasan, yang melejit lewat lagu Purbalingga Mbangun, Kadhang Pandemen & Owabong ( Obyek Wisata Bojong Sari ).
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara-cara mengatasi kemacetan (my opinion)

Untuk Masyarakat:

1. Gunakan transportasi Umum

2. Jika terpaksa belilah hanya 1 mobil, usahakan membeli yang bisa memuat banyak orang

3. Jangan naik mobil sendirian, ajaklah teman,kawan,& saudara untuk berangkat & pulang kerja

4. 1 keluarga disarankan hanya membeli maksimal 1 mobil

5. Jangan pernah merasa mempunyai banyak mobil berarti mengukur kekayaan harta kita!!!

6. Patuhilah peraturan lalu lintas yang berlaku, jangan melanggarnya.

Untuk Pemerintah:

1. Memperbaiki transportasi Umum seperti penyediaan angkutan yang murah, cepat, dan nyaman. Contohnya: kereta api,tram,busway,subway,monorail.

2. Membatasi kepemilikan  kendaraan pribadi

3. pengurangan penggunaan mobil dinas

4. memberikan subsidi BBM hanya untuk kendaraan plat kuning dan angkutan sembako

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PO Sinar Jaya

Sinar Jaya Langgeng Utama
Jl. Diponegoro No. 70, Tambun – Bekasi
Telp : 021 8804666, 8804688, 8818649, 88355865

Kantor SJLU Starbus di 021 – 880 19 45 / 880 46 66.

INFORMASI AGEN SINAR JAYA

Jakarta Timur : dekat pasar gembrong, agen pal sigunung (jln raya bogor), Kebon Nanas/DI Panjaitan (dekat fly over), dan Jatibening.
Jakarta Selatan : pasar minggu (dekat gereja)
Jakarta Pusat : persimpangan mampang, dekat trans TV, Stasiun Pangeran Jayakarta.
Jakarta Barat : pertokoan cengkareng, pertokoan mangga dua square, Kapuk, Menceng, dan Terminal Rawa Buaya.
Tangerang : trmnl poris plawad, tmnl ciledug dan trmnl balaraja
Bogor : Terminal Bis Baranangsiang , Terminal Cibinong
Bekasi : Agen Pndok Ungu, Agen Bantar Gebang, Agen Terminal Bekasi, Pul Cibitung, Karawang, Lippo Cikarang
Depok : Agen Margonda, Agen Pasar Rebo Kelapa Dua

Detail Agen

SJ Depok, Jl. Margonda Raya (sebelah BNI Cabang Depok) 081316891939; 081382664799
SJ Pemuda, Jl. Pemuda no.7 Rawamangun 02133094338
SJ Lb.Bulus, Terminal Lb.Bulus 081310629131; 081317718387

Posted in Uncategorized | Leave a comment

ADA BAND – Surga Cinta

Terdiam..
Hanya bisa diam
dingin menyerang di sekujur tubuhku

layangkan mata menembus cahaya putih kilaunya
meneduhkan lamunan
masih jelas terlihat, pesona ayumu
masih jelas terasa, getar dawai jiwamu aahhh

reff:
inikah surga cinta yang banyak orang pertanyakan
atau hanya mimpi yang tiada pernah berakhir jua

perlahan bawa smua tanya
satu bersama langkah di taman ini

terangkai bunga tanda cinta murni adanya
tapi kekasih pun tiada muncul hapus rinduku aahhh.

reff 2:
dimana aku sedang berada mengapa sendiri
lari telanjang
tanpa seorangpun yang mau peduli

reff 3:
terbanglah cinta sampaikan sayangku hanya bagi dia
tak ingin rasa sepi meratapi malang tanpa dirinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Nadia – ADA BAND

Nadia– Ada Band
Album : Romantic Rhapsody
Nadia kau keindahan wanita
pujaan setiap pria
seluruh dunia kau gapaitetapi dirimu kini terhanyut
di lautan kesedihan
sadar tinggalkan dirimu yg sudah
merasa raih segalanya

reff: memang takkan semudah dirimu
balikkan telapak tangan
kadang kau pun harus merasakan
pahit manisnya dunia

ku ingin bawamu dng nyanyian
ombak dan nyiur di pantai
kan kubisikkan cinta

nadia ku damba kau sejak dulu
yakinlah pada diriku
kau hanya sebutir mutiara indah
di tengah luas samudera

repeat reff

reff2: ku kan menjadi sang pangeranmu
yg ada dalam mimpimu
bahagiakan dirimu selamanya
dalam kasih abadi

repeat reff
repeat reff2

nadia ku damba kau sejak dulu
yakinlah pada diriku
kau hanya sebutir mutiara indah
di tengah luas samudera

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ada Band

ADA Band adalah sebuah grup musik yang berasal dari Jakarta, Indonesia. Grup ini awalnya didirikan oleh Suriandika Satjadibrata, Ibrahim Imran, Krishna Balagita, Iso Eddy H dan Elif Ritonga. Namun di tengah perjalanan karirnya grup ini mengalami banyak pergantian personil[1][2],grup musik yang melejit melalui tembang-tembangnya seperti “Masih”, “Manusia Bodoh” dan “Karena Wanita” ini personilnya yang terkini adalah Suriandika Satjadibrata, Donnie Sibarani dan Marshal Surya Rachman.

Perjalanan karier

1995-1997 : Awal terbentuk

Ada Band terbentuk pada tahun 1996, dengan anggota Ibrahim Imran (Baim) pada gitar & vokal, Iso Eddy Himawarso (Iso) pada keyboard & backing vocal, Krishna Balagita pada keyboard/piano, Suriandika Satjadibrata pada bass dan Muhammad Abdu Elif Ritonga (E’el) pada drum. Pada tahun 1997, Ada Band merilis album pertama dengan judul Seharusnya[3]. Lagu “Seharusnya” menjadi andalan dalam album perdana mereka. Awalnya pada tahun 1993, sebelum mereka membentuk Ada Band, Baim, Dika, Iso , E’el dan Herry telah tergabung dalam sebuah grup musik pengiring yang bermain di kafe atau hotel secara rutin dengan nama B to 90′s.[1]Nama B to 90′s itu sendiri adalah sebuah nama pemberian saat mereka sedang mengisi suatu acara di radio Prambors Jakarta.[4]

1998-1999 : Awal mula keretakan

Mereka merilis album kedua, setelah vakum selama 2,5 tahun, berjudul PerADAban 2000[5] di bulan Juli 1999. Lagu di album ini antara lain lagu “Oughh…!!!”, “Bilakah?”, dan “Tinggalkanlah Cinta”. Tak disangka lagu “Ough” sukses di pasaran hingga terjual 200 ribu copy lebih dan setelah itu BMG Music Malaysia menawarkan Ada Band untuk mempromosikan albumnya di Malaysia[6]. Namun setelah album kedua, Iso dan E’el hengkang[7] dari Ada Band.[1][8]

2000-2001 : Keluarnya Baim

Rama Yaya Moektio kemudian bergabung sebagai drumer menggantikan E’el. Mereka merilis album ketiga di bulan Maret 2001[9] berjudul Tiara[10] . Lagu yang terdapat dalam album ini antara lain “Tiara”, “1000 Bayang”, “Salahkah?”, dan “Belenggu & Cinta”. Dalam album ini Ada Band banyak melakukan promo tournya ke daerah-daerah di Indonesia seperti Sumatra, Jawa dan Kalimantan.[11][8]Bulan Desember 2001, Baim[12] menyusul Iso dan E’el hengkang dari Ada Band. Sepeninggal Baim Ada Band sempat diisukan telah terpecah menjadi dua kubu dan dikabarkan bubar.[12][13]

2002-2003 : Bangkitnya Ada Band (masuknya Donnie)

Ada Band “Metamorphosis” adalah album pertama setelah Donnie dan Marshal bergabung di Ada Band

Setelah dua tahun vakum, awal tahun 2003, Ada Band kembali menggebrak dengan formasi Krishna Balagita pada keyboard/piano, Dika pada bass & backing vocal, Rama Yaya Moektio pada drum, Marshal Surya Rachman pada gitar, Donnie Sibarani pada vokal. Dengan formasi ini, Ada Band merilis album Metamorphosis,[14] dengan lagu unggulan antara lain “Masih (Sahabatku Kekasihku)”, “Seberkas Kisah Lalu”, & “Manja”. Ada Band juga mendapat pengakuan atas kebangkitan mereka dengan muncul diberbagai ajang penghargaan musik, di antaranya dinominasikan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2003 (dalam 4 kategori) sampai dengan Clear Top 10 Awards 2003[15] (dalam 3 kategori). Selain formasi baru, album ini juga berada di bawah label yang baru yaitu EMI Music Indonesia.

Gnome-mime-audio-openclipart.svg
“Masih” (2003)
“Masih” adalah lagu singel pertama Ada Band yang dibawakan oleh Donnie, lagu yang diciptakan oleh Krishna & liriknya oleh Donnie & Krishna ini membuat perubahan besar pada karir Ada Band.


Untuk penutup tahun 2003, Ada Band mengumpulkan semua album Ada Band yang lama dalam sebuah album bertajuk The Best Of Ada Band – Discography[16]. Album ini berisikan lagu-lagu yang membawa Ada Band menjadi terkenal seperti saat ini.12 (dua belas) lagu menghiasi album ini, termasuk 2 (dua) lagu romantis khas Ada Band.

Awal 2004, Rama terkena musibah,[17][18] mobilnya menabrak dan dirinya luka parah[19]. Kondisi tubuhnya yang tidak memungkinkan[4], akhirnya membuat Rama juga harus hengkang dari Ada Band. Sepeninggal Rama, Ada Band terpaksa berjalan walau hanya dengan 4 personel. Dibantu Rere (mantan penabuh drum Grass Rock, sekarang di grup musik Black Out)[4] dan beberapa Additional Musicians. Di tahun ini pula Ada Band mengalami sedikit masalah karena salah satu lagunya yang dibajak digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai soundtrack VCD porno[19]. Pada 2005 Ada Band merilis Heaven of Love[20], dan Romantic Rhapsody[21] pada awal 2006, serta Cinema Story[22] pada pertengahan 2007.

2005-2006 : Album Heaven of Love (puncak kesuksesan)

Dalam album Heaven of Love[20] terdapat 12 lagu baru. Donnie berduet dengan[23]Gita Gutawa, putri musisi Erwin Gutawa dalam lagu “Yang Terbaik Bagimu”. Sedangkan lagu “Manusia Bodoh” terpilih menjadi single pertama album ini. Video klip “Manusia Bodoh” telah digarap dengan apik oleh Eugene Panji dibawah bendera Human Plus Production. Heaven of Love[20] berhasil mencatat angka penjualan lebih dari 300[24]ribu kopi dalam waktu lima bulan. Dan mereka berhasil mendapat penghargaan double platinum. Enam bulan kemudian, mereka mendapat penghargaan Quadruple Award atau penghargaan karena mendapat 4x Paltinum (di Indonesia, setiap 150 ribu kaset yang terjual akan mendapat platinum). Ada Band mendapat penghargaan tersebut karena berhasil meraih penjualan 600[25]ribu kopi[26]. Di tahun ini pula Ada Band menjalankan turnya bersama Ari Lasso ke 33 daerah di Indonesia[27].

Gnome-mime-audio-openclipart.svg
“Yang Terbaik Bagimu” (2005)
“Yang Terbaik Bagimu” adalah lagu singel pertama Ada Band yang dibawakan seacara duet oleh Donnie dan Gita Gutawa, lagu yang diciptakan oleh Krishna ini menceritakan kecintaan seorang anak yang begitu mendalam terhadap ayahnya.


Album Romantic Rhapsody [28][21]12 lagu yang masih bertemakan cinta. Album ini didukung penuh oleh PT. Softex Indonesia[29][30] bekerja sama promosi dengan EMI Music Indonesia. Single “Karena Wanita (Ingin Dimengerti)” menampilkan 3 dari belia Disa Oriana, Sabrina Salsabilah dan Kartika Indah Pelapory, para bintang muda film D’Girlz Begins garapan Tengku Firmansyah. Single “Jalan Cahaya” featuring Ubiet bernuansa religius namun tetap menampilkan beat cantik ala Ada Band. Di awal tahun 2006 Ada Band mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam perayaan ulang tahun Indosiar yang ke sebelas yang dimeriahkan oleh artis-artis Indonesia seperti Iwan Fals, Radja dan Sheila on 7 Ada Band menghadirkan acara 1 Jam bersamanya[31][32]. Di bulan Juni tahun 2006 Ada Band menggelar konser yang pertama kalinya di Brunei Darussalam bersama Padi[33][34]. Di penghujung tahun 2006 atas kerjasama dengan Softex Heritage Music yang menjadi sponsor promosi album Romantic Rhapsody sejak awal 2006, Ada Band menggandeng fans beratnya untuk nonton bareng Robbie Williams ke Telstra Dome, Melbourne [30]Australia. Sebelumnya di pertengahan tahun Ada Band bersama Dewa 19, Gigi, Padi ,Ungu dan Ari Lasso sempat bermain bersama dalam acara Pesta Malam Nominasi di stadiun Merdeka,[35] Kuala Lumpur. Pada tahun 2006 lagu “Haruskah Ku Mati” sempat bertahan di chart #1 versi MTV Ampuh selama 7 minggu, juga pada tahun yang sama Ada band mengisi acara pada Miss Indonesia 2006.

Di album “Cinema Story”,[36]Ada Band menyuguhkan 12 lagu, 6 di antaranya merupakan lagu terbaru mereka yang dibuat berdasarkan skrip skenario dari film terbaru Multivision Plus yang berjudul “Selamanya”, film tersebut antara lain dibintangi oleh Dimas Seto, Julie Estelle dan Masayu Anastasia[37][38]. Lagu “Nyawa Hidupku” dan “Akal Sehat” dijadikan singel andalan mereka di album ini. Pada bulan Maret tahun 2007 Ada Band sempat merilis ulang singel “Manusia Bodoh” dengan menghadirkan Dave Koz sebagai bintang tamu[39]. Pada pertengahan tahun 2007 Ada Band juga turut memeriahkan ulang tahun SCTV yang ke 17 yang diadakan di delapan kota di Indonesia.[40]

Album yang dirilis pada tahun 2008 berjudul Harmonious[41][42]. Berisi 11 lagu baru dengan hits single “Baiknya”. Tapi pada album terbaru ini, lagi-lagi Ada Band harus kehilangan satu personil lagi yaitu Krishna Balagita[43]. Walaupun Ada Band tetap menyajikan lagu-lagu romantis, rasanya masih ada yang kurang sepeninggal[44] Krishna[1] dari Ada Band. Pada tahun 2008 Ada band juga berpartisipasi pada ajang pemilihan puteri yaitu mengisi acara puncak pada Puteri Indonesia 2008.

Album terbaru Ada Band di tahun 2009 ini berjudul Mystery of Musical[45][46]. Berisi 7 lagu baru dan 5 lagu yang diambil dari album Cinema Story[22] dan Harmonious[42]. Dengan single “Pemujamu”. Meskipun cuma bertiga, band ini masih mampu menghadirkan musik yang bertema cinta dengan warna yang berbeda dari album-album sebelumnya. Di tahun 2009 Ada Band berkesempatan duet bersama Sandra Dewi dengan berkolaborasi menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dalam rangka program kepedulian terhadap masyarakat yang bertujuan menyehatkan dan mencerdaskan bangsa.[47][48]. Pada pertengahan Maret tahun 2009 Ada Band menyempatkan diri menggelar konser yang ke dua kalinya di Brunei Darussalam dalam rangka menghibur para penggemarnya di sana.[49] Pada tahun 2010 Ada Band juga turut tampil memeriahkan dahsyatnya 21 tahun RCTI dengan tema “Semua Jadi Satu”, acara yang dikemas selama dua hari penayangan dengan menampilkan artis-artis Indonesia dari yang lama dan yang baru untuk bermain dan berkolaborasi.[50]

Diskografi

Album Studio

Album Lain

Penghargaan

Beberapa penghargaan yang pernah diraih :

  • 2003The collest song untuk lagu “Masih” versi Clear Top 10 award.
  • 2003Double Platinum award untuk album “Metamorphosis”.
  • 2003Platinum award untuk album “Discography”.
  • 2005Quadruple platinum award untuk album “Heaven of Love”.
  • 2005Group/Duo Artist of The Year versi MTV Ampuh.

Original Sound Track

  • 2007Lagu “Nyawa Hidupku” dijadikan soundtrack pada film Selamanya.

Jingle

Beberapa lagu yang dijadikan jingle :

  • Lagu “Masih” untuk jingle Ponds.
  • Lagu “Kau Auraku” untuk jingle Suzuki Spin.
  • Lagu “Karena Wanita” untuk jingle Softex (Versi Radio).

Referensi

  1. ^ a b c d 10 band retak dan pecah paling fenomenal, Tabloid Bintang, diakses 14 April 2010
  2. ^ Band Indonesia gonta-ganti personil, Inioke.com, diakses 10 Maret 2011
  3. ^ Profil album Seharusnya di Indolawas, Indolawas.blogspot.com, diakses 12 Nov 2007
  4. ^ a b c Profil Ada Band di Disctarra.com Disctarra.com, diakses 8 Maret 2011
  5. ^ Ada Band wakili BMG Indonesia di Malaysia, Disctarra.com, diakses 4 Maret 2011
  6. ^ Ada Band diundang ke Malaysia lagi, Disctara.com, diakses 7 Maret 2011
  7. ^ E’el dipecat Baim dari Ada Band, Disctarra.com, diakses 4 Maret 2011
  8. ^ a b Ada Band promo tour keliling Jawa, Lampung dan Kalimantan, Disctarra.com, diakses 8 Maret 2011
  9. ^ Ada Band sibuk berkutat di studio rekaman, Disctarra.com, diakses 10 Maret 2011
  10. ^ Ada Band jelang 2001 Dengan Rencana Besar, Disctara.com, diakses 7 Maret 2011
  11. ^ Ada Band promo tour ke 16 kota, Disctarra.com, diakses 8 Maret 2011
  12. ^ a b Ada Band bubar? Baim maen sinetron, Tembang.com, diakses 4 Maret 2011
  13. ^ Ada Band resmi bubar, Baim solo karir, Disctarra.com, diakses 8 Maret 2011
  14. ^ Review Album Ada Band Metamorphosis, Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  15. ^ Clear top 10 awards live on indosiar, indosiar.com, diakses 3 Maret 2011
  16. ^ Review album Ada Band “Discography”, Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  17. ^ Akhirnya Ada Band Tanpa Rama, Tembang.com, diakses 3 Maret 2011
  18. ^ Rama keluar dari Ada Band karena tidak ada kecocokan, Indosiar.com, diakses 7 Maret 2011
  19. ^ a b Rama Ada Band kecelakaan, KapanLagi.com, diakses 8 Maret 2011
  20. ^ a b c Review album “Heaven of Love Ada Band, Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  21. ^ a b Review Album “Romantic Rhapsody”, Musikindo, diakses 4 Maret 2011
  22. ^ a b Review album Ada Band “Cinema Story”, Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  23. ^ Heaven of Love album baru Ada Band, KapanLagi.com, diakses 3 Maret 2011
  24. ^ Ada Band raih double platinum lewat Heaven of Love, KapanLagi.com, diakses 3 Maret 2011
  25. ^ Ada Band raih quadruple award, KapanLagi.com, diakses 3 Maret 2011
  26. ^ Raih quadruple award, KapanLagi.com, diakses 26 Mei 2005
  27. ^ LA lights gelar konser Ari Lasso, Ada Band dan Sheila on 7, Sheilaon7.blogsome.com, diakses 5 Maret 2011
  28. ^ Album Ada Band “Romantic Rhapsody”, Djwirya, diakses 3 Maret 2011
  29. ^ Softex Menggeliat, Aboutandri.blogspot.com, diakses 4 Maret 2011
  30. ^ a b Nonton konser Robbie Williams bareng Ada Band, KapanLagi.com, diakses 4 Maret 2011
  31. ^ Ulang tahun ke sebelas Indosiar Yahoogroups, diakses 7 Maret 2011
  32. ^ 1 jam bersama Ada Band, Indosiar.com, diakses 7 Maret 2011
  33. ^ Ada Band bersama Padi konser di Brunei Darussalam, Old.brudirect.com, diakses 13 Maret 2011
  34. ^ Padi and Ada Band concert, Bahapakitani.blogspot.com, diakses 13 Maret 2011
  35. ^ Pesta Malam Nominasi, Gatra.com, diakses 5 Maret 2011
  36. ^ Album terbaru Ada Band yang jadi soundtrack film, Tembang.com, diakses 3 Maret 2011
  37. ^ Garap album soundtrack, Ada Band alami kesulitan, Indonesiaselebriti.com, diakses 5 Maret 2011
  38. ^ Julie Estelle jadi inspirasi Donnie Ada Band, Jradio.jorong.com, diakses 5 Maret 2011
  39. ^ Kolaborasi bersama Dave Koz, Djwirya.com, diakses 12 Maret 2011
  40. ^ Musisi papan atas siap warnai konser musik 17 SCTV, KapanLagi.com, diakses 10 Maret 2011
  41. ^ Ada Band Harmonious, Indonesiantunes, diakses 4 Maret 2011
  42. ^ a b Review album Ada Band Harmonious, Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  43. ^ Keluar dari Ada Band Krishna bentuk 69 band, Celebrity.okezone.com, diakses 4 Maret 2011
  44. ^ Ditinggal Krishna, Ada Band krisis, KapanLagi.com, diakses 4 Maret 2011
  45. ^ Ada Band alami misteri, Kompas entertainment diakses 4 Maret 2011
  46. ^ Review Album Ada Band Mystery of Musical,Djwirya.com, diakses 4 Maret 2011
  47. ^ Sandra Dewi featuring Ada Band, Artisindo.info, diakses 13 Maret 2011
  48. ^ Campaign Indonesia Pusaka bareng Ada Band, Sandardewi.blogseleb.com, diakses 13 Maret 2011
  49. ^ Ada Band konser di Brunei Darussalam, Zonaselebriti.com, diakses 10 Maret 2011
  50. ^ Dahsyatnya 21 tahun RCTI, diakses 10 Maret 2011
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Lokomotif CC 201

CC 201 (GE-U18C)

 

Lokomotif  CC 201

CC 201 65 berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng

Lokomotif CC 201 adalah lokomotif buatan General Electric jenis U18C. Dibanding lokomotif tipe sebelumnya yaitu CC  200, maka tipe CC 201 mempunyai konstruksi yang lebih ramping dengan berat 84 ton dan daya mesin 1950 HP. Lokomotif ini bergandar Co’Co’. Artinya lokomotif memiliki 2 bogie masing-masing 3 gandar atau 6 gandar penggerak dengan 6 motor traksi, sehingga lokomotif ini dapat dioperasikan pada lintas datar maupun pegunungan.

Penggunaan di Indonesia

Indonesia memesan lokomotif ini pada tahun 1976 sebanyak 38 buah. Selanjutnya lokomotif ini dibeli lagi oleh Indonesia pada tahun 1984 dan 1992 sebanyak 34 dan 20 buah ditambah lokomotif CC 201 hasil perubahan dari BB203.

Lokomotif CC 201 hampir terdapat di semua dipo induk, dipo-dipo itu antara lain :

  • Jakarta-Yogyakarta yang berangkat dari Purwokerto dan CC 201 35 yang menarik rangkaian KA Maja jurusan Madiun-Jakarta yang berangkat dari Kroya bertabrakan di daerah gunung Payung, dekat jembatan sungai Serayu pada tanggal 21 Januari 1981. Pasca tabrakan, komponen mesin dan sasis dari kedua lokomotif tersebut digunakan untuk menggantikan komponen CC 201 yang masih beroperasi karena kerusakannya teramat parah dan dinyatakan sudah tidak layak beroperasi lagi.

    Tabel Teknis CC 201

    Sumber Tenaga http://id.wikipedia.org/wiki/Diesel_elektrik”>Diesel Elektrik

     
    Pembuat General Electric Locomotive Indonesia
    Model GE U18C

    Spesifikasi

    Susunan roda AAR C-C
    Klasifikasi UIC Co’Co’
    Lebar trak 1.067 mm
    Panjang 14.134 mm
    Lebar 2.642 mm
    Berat lokomotif 78 ton
    Motor traksi 6 buah
    Kecepatan maksimum 120 km/jam
    Keluaran daya 1950 HP

     

    CC 201 Generasi I

    Lokomotif CC 201 Generasi I ini didatangkan ke Indonesia pada tahun 1977. Awal mula kedatangan lokomotif ini diwarnai dengan peristiwa kecelakaan pada saat lokomotif ini sedang dalam perjalanan dari pabriknya, GE di Amerika Serikat menuju ke Indonesia menggunakan kapal laut. Dalam perjalanannya, kapal yang membawa loko tersebut dihantam badai sehingga menyebabkan jangkar kapal dan muatan-muatan lain yang ada di dalamnya jatuh menimpa tiga dari delapan lokomotif CC 201 tersebut. Hal ini membuat bagian depan dari ketiga lokomotif itu ringsek.  Sesampainya di Indonesia, lokomotif yang selamat dari musibah itu dapat langsung dioperasikan. Namun untuk loko yang ringsek tidak demikian. Ketiga lokomotif tersebut harus menjalani perbaikan terlebih dahulu selama kurang lebih sebulan.

    Ciri-ciri CC 201 Generasi I ini yaitu pada bagian jaring radiatornya berukuran besar. Selain itu loko generasi ini juga tidak mempunyai lampu kabut di atas cow hanger seperti CC 203/CC 204. Lokomotif generasi ini bernomor seri 01 sampai 38 dan banyak terdapat di Dipo Lokomotif Sidotopo (SDT), Cirebon (CN), serta sebagian ada di Dipo Lokomotif Yogyakarta (YK) dan sebagian lagi telah berubah menjadi CC 204.

    CC 201 Generasi II

    CC 201 Generasi II didatangkan tahun 1983-1984 berjumlah 34 unit. Lokomotif ini bernomor seri 39 sampai 72 dan tersebar di Dipo Lokomotif Yogyakarta (YK) serta Purwokerto (PWT). Alokasi terbanyak lokomotif ini terdapat di Dipo Induk PWT dengan jumlahnya yang mencapai dua puluh tiga unit dan bernomor seri 49 sampai dengan 71.

    Untuk mengenalinya sangat mudah. Ciri-cirinya sama seperti CC 201 Generasi I namun pada jaring radiatornya berbentuk kecil. Loko ini juga tidak memiliki lampu kabut. Bentuk kaca depan berbentuk persegi dengan ujung-unjungnya yang tidak lancip.

    Di antara loko-loko Generasi II ini ada satu lokomotif yang cukup unik, yaitu CC 201 56 milik Dipo Induk PWT. Keunikannya yaitu pada bagian depan (shorthood) memiliki bentuk yang berbeda dibandngkan dengan CC 201 lainnya. Pada kotak pasirnya lebih pendek dari yang biasanya dan kaca depan memanjang ke bawah. Bagian dalam juga cukup unik karena hanya terdapat satu meja layanan sehingga kabin masinis pun menjadi lebih luas. Hal yang melatarbelakangi perbedaan tampilan dari loko ini karena dahulu CC 201 56 pernah menabrak stroomwalls sehingga mengakibatkan loko ini ringsek parah dan sulit mengembalikannya seperti bentuk semula. Untuk memperbaikinya, Balai Yasa Pengok menyiasatinya dengan cara membuang satu meja layanan dari loko tersebut sehingga otomatis kaca depan harus diturunkan dan kotak pasir pun dipendekkan. Karena bentuknya yang aneh ini, para Railfans sering menyebutnya “Loko Donal Bebek (Ducky Locomotive)”. Sebelumnya CC 201 47 juga mempunyai bentuk yang sama seperti CC 201 56, namun sekarang bentuknya sudah kembali normal seperti layaknya CC 201 lainnya setelah menjalani PA (Pemeliharaan Akhir) di Balai Yasa Pengok Yogyakarta.

    Dipo Lokomotif PWT merupakan Dipo yang paling banyak alokasi CC 201-nya karena jumlahnya  mencapai 23 buah mengalahkan jumlah CC 201 yang ada di Dipo Lokomotif JNG (Jatinegara). Karena itu untuk membedakannya dengan CC 201 milik Dipo lain, Dipo PWT menambahkan tanda bintang di bagian plat atas sebelah lampu pada beberapa lokomotifnya. Lokomotif yang dipasang tanda bintang antara lain CC 201 seri 49, 50, 53, 54, 55, 57, 58, 62, dan 63. CC 201 47 dan 48 milik Dipo YK juga memiliki tanda bintang karena sebelumnya kedua lokomotif tersebut adalah milik Dipo Lokomotif PWT yang kemudian dimutasi ke YK. CC 201 milik Dipo Induk PWT juga terkenal handal pada berbagai lintasan baik datar maupun menanjak, terutama yang bertanda bintang. Hal ini ini telah diakui oleh Dipo-dipo lain di berbagai Daop.

    CC 201 Generasi III

                Lokomotif ini datang pada gelombang ketiga, yaitu pada tahun 1992 sebanyak 21 buah bernomor seri 91 sampai 110 dan 120. Jenis ini tersebar di Dipo Induk Jatinegara (JNG), Bandung (BD) dan beberapa terdapat di Sidotopo (SDT). Untuk CC 201 91 sampai 110 terdapat di Jawa sedangkan CC 201 120 terdapat di Sumatera, yaitu  di Dipo lokomotif Kertapati (KPT). CC 201 98 dan 102 yang sebelumnya milik Dipo lokomotif BD dan JNG kini telah dimutasi ke Tanjung Karang (TNK), Lampung untuk memenuhi kebutuhhhan angkutan barang di sana.

    Ciri-ciri CC 201 Generasi ini yaitu terdapat lampu kabut di bawah kotak pasir di atas cow hanger seperti halnya lokomotif CC 203/ CC 204. Selain itu, bentuk kaca depan lokomotif ini agak bulat, berbeda dengan CC 201 generasi sebelumnya yang kaca depannya berbentuk kotak. Hal inilah yang membuat CC 201 Generasi II ini terlihat sangat berbeda dengan jenis yang sebelumnya sehingga lokomotif generasi ini mudah untuk dikenali. Sementara untuk komponen mesin, performa, maupun kecepatannya sama dengan CC 201 lainnya.

    CC 201 Rehab (Eks BB 203)

    Lokomotif  jenis ini bukan merupakan CC 201 asli, melainkan hasil rehabilitasi dan perbaikan dari lokomotif BB 203. Lokomotif BB 203 buatan http://id.wikipedia.org/wiki/General_Electric”>General Electric adalah lokomotif http://id.wikipedia.org/wiki/Diesel_elektrik”>diesel elektrik tipe keempat (U18B) dengan transmisi daya DC – DC yang mulai beroperasi sejak tahun 1978.

    Bentuk, ukuran, dan komponen utama lokomotif  ini sama seperti lokomotif  CC 201, yang membedakan adalah susunan gandarnya. Jika lokomotif CC 201 bergandar Co’-Co’ dimana setiap bogienya memiliki tiga gandar penggerak, lokomotif BB203 bergandar (A1A)(A1A), dimana setiap bogienya juga memiliki tiga gandar, tetapi hanya dua gandar dalam setiap bogienya yang digunakan sebagai gandar penggerak. Jika lokomotif CC 201 memiliki enam motor traksi, lokomotif BB 203 hanya memiliki empat motor traksi.

    Lokomotif ini terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Dipo_lokomotif”>Dipo Lokomotif Kertapati dan berjumlah enam buah, lokomotif  ini pernah beroperasi di Jawa tetapi sejak tahun 1989 semua lokomotif BB 203 di Jawa satu per satu mulai diubah menjadi CC 201.

    Berkut ini daftar lokomotif BB 203 yang diubah menjadi CC 201 :

    Periode 1989-1990

    1. BB 203 43 – CC 201 73R
    2. BB 203 49 – CC 201 74R
    3. BB 203 50 – CC 201 75R
    4. BB 203 44 – CC 201 76R
    5. BB 203 53 – CC 201 77R
    6. BB 203 54 – CC 201 78R
    7. BB 203 57 – CC 201 79R
    8. BB 203 56 – CC 201 80R (sekarang jadi CC 201 80 setelah tabrakan di stasiun Kapas)
    9. BB 203 47 – CC 201 81R
    10. BB 203 58 – CC 20 182R
    11. BB 203 51 – CC 201 83R
    12. BB 203 55 – CC 201 84R
    13. BB 203 59 – CC 201 85R
    14. BB 203 42 – CC 201 86R (salah satu CC 201 dengan kabin masinis wide cab dan bentuknya menyerupai CC 203)
    15. BB 203 46 – CC 201 87R
    16. BB 203 48 – CC 201 88R
    17. BB20345 – CC20189R
    18. BB20352 – CC20190R

    Periode 1993

    1. BB 203 37 – CC 201 111R (salah satu CC 201 dengan kabin masinis wide cab dan bentuknya menyerupai CC 203)
    2. BB 203 41 – CC 201 112R

    Periode 1998-1999

    1. BB 203 21 – CC 201 126R
    2. BB 203 27 – CC 201 127R
    3. BB 203 28 – CC 201 128R

    Periode 2004

    1. BB 203 20 – CC 201 138R
    2. BB 203 25 – CC 201 139R
    3. BB 203 22 – CC 201 140R
    4. BB 203 26 – CC 201 141R

    Lokomotif jenis ini tersebar di Dipo Lokomotif Jatinegara (JNG), Semarang Poncol (SMC), Kertapati (KPT) dan Tanjung Karang (TNK). Di Dipo Induk SMC, semua lokomotif  CC201-nya adalah hasil rehab dari BB 203. Begitu juga dengan CC 201 yang ada di Sumatera. Di Dipo Induk KPT dan TNK kesemua lokomotif CC 201-nya juga merupakan hasil rehab dari BB 203, kecuali CC 201 120 yang merupakan CC 201 asli serta CC 201 98 dan CC 201 102 yang merupakan CC 201 asli pindahan dari Jawa.

    Untuk cirri-cirinya, lokomotif ini hampir sama dengan CC 201 Generasi II. Yang membedakannya yaitu pada nomor serinya ditambahkan kode “R” di belakang nomorseri tersebut. Misalnya, CC 201 77R, kode “R” di sini menandakan bahwa lokomotif tersebut merupakan lokomotif hasil rehab dari BB 203.

    Pengecualian untuk CC 201 berkode “R” pada seri di bawah 70. CC 201 di bawah 70 yang memakai kode “R” (misal: CC 201 01R, CC 201 14R, CC 201 18R dan CC 201 26R)  merupakan lokomotif ASLI CC 201. Kode “R” tersebut bukan berarti lokomotif itu adalah hasil rehab dari BB 203. Hal itu menandakan bahwa lokomotif tersebut telah dilakukan overhaul dan telah diperbaiki segala komponennya agar lokomotif tersebut dapat ditingkatkan kecepatannya dan mampu bertahan hingga puluhan tahun kemudian.

    Kisah Mistis CC 201 45 (Lokomotif Misterius)

    Lokomotif CC 201 45 adalah salah satu http://id.wikipedia.org/wiki/Lokomotif_diesel”>lokomotif diesel dari kelas CC 201 yang beroperasi untuk menarik rangkaian kereta di Indonesia. Lokomotif ini dibuat oleh perusahaan http://id.wikipedia.org/wiki/General_Electric”>General Electric pada tahun 1983 bersama dengan CC 201 Generasi II lainnya. CC 201 45 terkenal akan daya mistiknya dan salah satu lokomotif paling keramat di Indonesia.

    Sudah banyak cerita yang beredar di sekitar CC 201, maklum saja karena selain jumlahnya yang banyak, juga hampir setiap masinis di Indonesia pernah bertugas di dalamnya. Tapi tidak ada cerita yang sepopuler kisah tentang CC 201 45. Konon, menurut para masinis dan teknisi, inilah lokomotif paling misterius di antara keluarga CC 201. Banyak kejadian aneh dan membingungkan yang berkembang di sekitar lokomotif ini.

    Sejak pertama kali dibeli CC 201 45 sudah sering dicap sebagai loko yang sangat bermasalah. Maksudnya adalah, walaupun hasil tes menunjukkan tidak ada problem pada CC 201 45, namun sering mengalami kecelakaan atau kerusakan saat dioperasikan tanpa bisa dijelaskan. CC 201 45 semula ditugaskan untuk menarik rangkaian ke arah timur. Saat menarik Bima tiba-tiba mengalami tabrakan. Setelah diperbaiki, kembali bertugas menarik rangkaian Bima, tapi kembali lagi mengalami tabrakan. Diperbaiki kembali di Balai Yasa Pengok, Yogyakarta, dan setelah selesai jabatannya diturunkan untuk menarik rangkaian kelas bisnis saja yaitu Jayabaya. Tetapi seperti bisa diduga CC 201 45 kembali lagi tabrakan. Frekuensi tabrakan sesama kereta atau kendaraan bermotor yang dialami CC 201 45 rupanya cukup sering, belum lagi kejadian aneh yang dialami para teknisi yang memperbaiki loko ini pasca tabrakan.

    Sesuai prosedur, setelah diperbaiki di Balai Yasa Pengok, CC 201 45 diuji statis untuk memeriksa kelengkapannya. Setelah semuanya beres, loko diuji dinamis di jalur tes di depan komplek Balai Yasa. Saat dipacu dengan kecepatan tinggi, mendadak rem gagal berfungsi, sehingga loko melaju terus dan menghantam dinding beton pembatas jalur tes. Sekali lagi CC 201 45 mengalami kerusakan dan harus diperbaiki.

    Merasa kebingungan dengan CC 201 45, teknisi Balai Yasa yaitu Panut dan Suroso merasa perlu untuk memanggil tenaga ahli http://id.wikipedia.org/wiki/General_Electric”>GE langsung dari http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat”>Amerika. Saat sedang memeriksa CC 201 45, tenaga ahli GE itu bercerita bahwa saat proses pembuatan loko yang satu ini memang sudah bermasalah karena banyak sekali terjadi kecelakaan kerja. Akhirnya diputuskan selain diperbaiki secara material, CC 201 45 juga diperbaiki secara spiritual. Sesuai adat orang Jawa, para teknisi Balai Yasa Pengok sepakat meruwat (ritual membuang sial) loko ini. Caranya dengan mengadakan selamatan dan memasang sepasang tapal kuda bekas di kedua ujung bemper CC 201 45. Kemudian memberikan beberapa gram emas dan menyepuh bagian samping bawah loko dengan lapisan krom sehingga terlihat mengkilat.

    Anehnya setelah ritual ini CC 201 45 tidak pernah mengalami kecelakaan lagi. Ruwatan yang dilakukan oleh teknisi Balai Yasa berhasil menghilangkan nasib sial loko ini. Sekarang CC 201 45 ditempatkan di Dipo Lokomotif Yogyakarta, dan dengan mudah dikenali lewat ciri khasnya sebagai loko dengan sisi yang dilapisi besi mengkilat, dan di bagian depannya di bawah hidungnya, terdapat semacam lubang untuk double traksi.

Posted in Train | 2 Comments